Menkominfo Minta Saran Warga RI Perkuat Perlindungan Data

Jakarta, CNBC Indonesia – Aturan turunan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) tengah digodok oleh pemerintah. Pembahasannya dipastikan melibatkan semua pihak.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan UU PDP akan menjadi payung hukum yang komprehensif. Selain itu, UU PDP juga diharapkan bisa mendorong inovasi beretika dan bertanggungjawab.

Penyusunan aturan turunan UU PDP diharapkan dapat meningkatkan standar pemrosesan data pribadi, baik yang ada untuk sektor publik maupun privat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyusunan yang telah dilaksanakan sejak awal Januari ini merupakan mandat UU PDP. Pelaksanaannya selama ini melibatkan beragam pakar dan akademisi sebelum draf yang ada disiapkan uji publik,” kata Budi dikutip dari laman resmi Kominfo, Rabu (30/8/2023).

Budi juga berharap mendapatkan masukan yang konstruktif dalam penyelenggaraan Forum Nasional Pelindungan Data Pribadi tahun 2023, khususnya untuk menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP).

“Saya berharap antusiasme yang saudara-saudara sampaikan dalam forum ini, juga dapat terekam dalam masukan konstruktif selama pelaksanaan konsultasi publik RPP UU PDP,” ungkapnya.

Saat ini, menurut Budi, makin banyak masyarakat yang sadar pentingnya pelindungan data pribadi. Ini juga terlihat dari data International Association of Privacy Professional di tahun 2023, yakni 68% konsumen global khawatir terkait hal tersebut.

Lebih dari sepertiga atau 85% konsumen juga disebut ingin adanya transparansi kebijakan terkait penggunaan data pribadi dari penyedia layanan.

“Hal ini tentu menunjukkan konsumen sebagai subjek data pribadi semakin sadar betapa pentingnya pelindungan privasi dan data pribadi. Kondisi tersebut dapat dipahami mengingat tingginya jumlah kebocoran data yang terjadi serta biaya penanganannya,” jelas Budi.

Sementara itu, UU PDP yang disahkan pada 2022 lalu disebut Budi memberikan Indonesia berbagai kesempatan. Aturan ini akan melindungi hak fundamental masyarakat, hingga untuk kegiatan usaha dan inovasi yang lebih baik.

“Pengesahan UU PDP yang dilakukan tahun 2022 lalu memberikan Indonesia berbagai kesempatan. Baik kesempatan untuk melindungi hak fundamental masyarakat Indonesia dengan lebih baik, hingga fasilitasi kegiatan usaha dan inovasi dengan lebih bijaksana,” kata Budi.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


4 Titipan Jokowi ke Budi Arie, Bos Relawan yang Jadi Menteri

(npb/npb)

Komit Garap Ekspor, Shopee Resmikan Gudang Baru di Cengkareng

Jakarta, CNBC Indonesia – Shopee Indonesia menghadirkan Gudang Ekspor Baruuntuk memfasilitasi lebih banyak produk UMKM yang akan di ekspor melalui Program Ekspor Shopee.

Tidak tanggung-tanggung, gudang baru ini pun telah diresmikan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan.

Seperti diketahui, saat ini sudah lebih dari 20 juta produk UMKM lokal yang telah tergabung dalam program ekspor melalui mekanisme lintas batas dan menembus ke kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Latin.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM lokal untuk berdaya saing global dan menjadi bagian dari rantai pasok dunia.

“Saya berterima kasih kepada Shopee atas perannya sebagai penyambung bagi penjual. Melalui e-commerce seperti Shopee, Penjual dapat terhubung langsung kepada pembeli. Shopee membantu UMKM kita agar punya akses pasar, tidak hanya kepada Pembeli dari Jawa Barat, Solo dan Jakarta, tapi bayangkan saja, ini akses pasarnya sampai ke Malaysia sampai ke Thailand, dengan sistem e-commerce sekarang. Jadi inilah yang harus ditata agar e-commerce terus berkembang, bisa mendukung UMKM agar bisa ekspor. Kalau gudangnya tambah besar, untungnya tambah banyak, pegawainya tambah banyak, artinya kita sama-sama berhasil. Maka perlu kerja sama. Terima kasih sekali lagi saya ucapkan,” ungkap Zulkifli di Gudang Ekspor Shopee terbaru di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (29/8/2023).

Sementara itu, Director and Country Head Sea Group Indonesia, Kiky Hapsari menjelaskan, sebagai perusahaan teknologi, Sea Group, melalui Shopee Indonesia, merasa bangga dapat berpartisipasi aktif sebagai enabler dari perkembangan bisnis UMKM lokal menjangkau pasar global.

“Gudang ini merupakan infrastruktur penunjang dari program Ekspor yang sudah dijalankan oleh Shopee saat ini. Tadi kita bisa lihat bagaimana mudahnya proses ekspor melalui Shopee. Kami juga bangga menyampaikan ada 20 juta produk UMKM lokal yang tersedia di pasar di Asia Tenggara, Asia Timur dan Amerika Latin,” kata Kiky.

Sekadar informasi, program Ekspor Shopee memberikan kemudahan bagi UMKM lokal untuk melakukan ekspor. Setelah mendapatkan pesanan dari pembeli di negara lain, pelaku UMKM hanya perlu mengirimkan produk mereka ke Gudang Ekspor Shopee karena proses dan operasional manajemen produk pengiriman akan dilakukan oleh Shopee ke negara tujuan ekspor.

Proses yang dilakukan dalam Gudang Ekspor Shopee meliputi Area Penerimaan Barang untuk Diekspor (Export Inbound Line, Inbound Area, X-Ray Area dan Label Area), Area Pengumpulan (Sorting Area, Bagging Area dan Staging Area Export), Area Pengiriman Barang untuk Diekspor (Export Outbound Line).

Peresmian gudang ekspor Shopee akan melengkapi program dan komitmen Shopee dalam membawa UMKM lokal ke pasar global, termasuk kolaborasi penguatan UMKM Ekspor, program ‘Bimbel Shopee Ekspor’, dan pendaftaran program Ekspor Shopee & Kampus UMKM Shopee melalui kanal Shopee Pilih Lokal.

Ketiga program ini menjadi tambahan dari program lain yang telah berjalan yakni program pelatihan dan pendampingan UMKM secara online, Bimbel Shopee, one-stop facility pelatihan dan penunjang, Kampus UMKM Shopee dan Kampus UMKM Shopee Ekspor, kemudahan ekspor ke berbagai negara, Program Ekspor Shopee, dan juga kampanye tematik khusus dengan promo spesial di setiap tanggal 17 bagi produk UMKM, Bazaar Shopee Pilih Lokal.

Shopee juga terus berusaha untuk menghadirkan solusi lengkap dari hulu hingga hilir untuk menciptakan UMKM lokal berdaya saing global.

Untuk meningkatkan visibilitas produk UMKM dan meningkatkan jumlah konversi penjualan, Shopee memberikan promo menarik bagi pembeli setiap tanggal 17 dan juga menampilkan produk-produk UMKM lokal di laman utama aplikasi Shopee melalui kanal Shopee Pilih Lokal.

“Kami berharap dengan kehadiran fasilitas baru ini dapat mempermudah lebih banyak UMKM lokal untuk bisa mengibarkan bendera Merah Putih di panggung dunia. Sejalan dengan komitmen #ShopeeAdaUntukUMKM, kami ingin terus membawa yang terbaik dari Indonesia ke panggung dunia,” pungkas Kiky.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Cara Induk Shopee Cetak Laba, Ganti Teh Murah & Tisu WC Tipis

(dpu/dpu)

Jadi Mitra Gojek Penghasilan Tambah Lompat Jutaan Rupiah

Jakarta, CNBC Indonesia – Cerita dari dua driver ojek online (ojol) viral di media sosial. Dua kisah inspiratif ini datang dari Saifullah dan Mara Rengga.

Keduanya membagikan cerita keseharian mereka yang menggunakan waktu kerja sebagai ojol yang fleksibel dan pendapatan dari ojol untuk meningkatkan kondisi perekonomian dan kualitas hidup mereka.

Syaifullah, salah satu driver Gojek yang sudah bergabung sejak 2017, kerap membagikan ceritanya melalui akun Instagram @Mangjex_.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Desakan ekonomi akibat penghasilannya sebagai penjaga fotokopi yang hanya sebesar lima puluh ribu rupiah per-hari nya, membuat Saifullah memilih untuk mendaftar menjadi mitra Gojek. Hasilnya, pendapatannya di hari pertama menjadi mitra Gojek meningkat lima kali lipat dalam sehari.

“Tadinya ngikut orang cuma bisa dapat lima puluh ribu rupiah, sekarang di Gojek dalam sehari bisa dapat 250 ribu sehari”, jelas Syaifullah di video yang diposting ulang oleh akun instagram Lambe Turah.

Bukan hanya itu, jam kerja yang cukup fleksibel tersebut membuat Syaifullah mempunyai wadah baru aktualisasi diri, yaitu dengan membagikan kisah-kisah kesehariannya sebagai ojol di medsos dan youtube. Berawal dari keinginan berbagi pengalaman positif di sela-sela waktu mengerjakan orderan, kegiatan ini juga memberikan sumber pendapatan lain bagi Saifullah.

Kisah lainnya juga datang dari Mara Rengga, seorang mahasiswa di Yogyakarta yang juga menjadi mitra Gojek sejak 2017. Kisah inspiratif Mara yang diposting akun instagram @DramaOjol, menceritakan bagaimana ia berhasil menyelesaikan kuliahnya di Ilmu Komunikasi di salah satu universitas di Yogyakarta yang dibiayai oleh pendapatannya sebagai ojol.

“Setiap harinya, aku menjalani rutinitas yang padat, datang ke kampus, mengerjakan skripsi, cari orderan Gojek. Aku meyakini bahwa setiap perjuangan yang aku lakukan akan berbuah manis”, terang Mara.

Kisah Syaifullah dan Mara sebenarnya banyak ditemui dari para ojol. Fleksibilitas kerja dan kesempatan mendapatkan pendapatan memang menjadi alasan begitu banyak orang menggantungkan hidupnya pada profesi ini.

Di tengah ancaman ketidakpastian ekonomi global yang menyebabkan maraknya pemutusan hubungan kerja dan terbatasnya lapangan pekerjaan baru, peran sektor transportasi online memang menjadi sandaran ekonomi bagi banyak pihak.

Laporan dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menunjukkan fenomena yang sama dengan studi kasus mitra driver Gojek.

Tercatat sebanyak 7 dari 10 mitra driver Gojek mengalami peningkatan pendapatan yang lebih baik sejak bermitra dengan Gojek.

Hal ini, utamanya ditopang dengan fleksibilitas waktu yang ditawarkan sebagai mitra memberikan peluang yang lebih besar terhadap peningkatan pendapatan dan kualitas hidup para mitra.

Penelitian ini mengambil sampel dari mitra driver Gojek di delapan kota pada periode November – Desember 2022.

“Mitra Gojek mengalami peningkatan pendapatan yang lebih baik dan peningkatan ini berlaku bagi setiap lapisan pendapatan. Hal ini menjadi signifikan mengingat mitra Gojek adalah kelompok masyarakat produktif yang masih memiliki keterbatasan akses ke sektor formal, apalagi di tengah berbagai tantangan ekonomi.” ujar Wakil Kepala Bidang Penelitian LD FEB UI, Dr. Paksi C.K. Walandouw dalam keterangan pers oleh LD FEB UI di awal Agustus 2023.

Dibedah lebih lanjut dalam laporan studi yang sama, riset LDUI menunjukkan bahwa semua mitra Gojek yang awalnya tidak memiliki penghasilan, berhasil meningkatkan pendapatan setelah bergabung dengan Gojek.

Bahkan, lanjut dia, terjadi peningkatan distribusi pendapatan secara signifikan, hingga hampir 70% dari kelompok yang awalnya berpendapatan di tingkat 1,5 – 2 juta sebelum bermitra dengan Gojek, kini berpindah ke tingkat pendapatan yang lebih tinggi bahkan sampai pada level 5-6 juta.

Stabilnya pendapatan mitra Gojek tercermin dari hampir 80% mitra Gojek yang berhasil menjaga tingkat pendapatannya setelah menjadi mitra Gojek, tulis LD FEB UI dalam laporan tersebut. Bahkan tidak hanya dari sisi pendapatan, mayoritas mitra juga mendapat akses terhadap kualitas pendidikan dan tempat tinggal yang lebih baik, setelah menjadi mitra Gojek.

Paksi menambahkan “Di tengah berbagai tantangan ekonomi, platform teknologi seperti Gojek terus menjadi pilihan masyarakat untuk konsumsi sehingga pendapatan mitra Gojek tetap konsisten atau meningkat untuk dapat menghidupi keluarganya.”

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Gopay Pisah dari Gojek Tapi Bukan Spin-Off

(fab/fab)

Chandrayaan-3 Sukses Mendarat di Bulan, India Digdaya atas Rusia?


Jakarta, CNN Indonesia —

Misi pendaratan ke Bulan yang dilakukan India lewat Chandrayaan-3 sukses, sedangkan Rusia gagal mengeksplorasi bulan setelah Luna-25 gagal mendarat. Lalu, apakah ini berarti India lebih digdaya atas Rusia?

Mantan astronaut Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Leroy Chiao menilai banyak negara yang membuat dan melanjutkan program antariksa sipil. Namun sejak awal perlombaan antariksa, motivasi terbesar sejauh ini adalah untuk meningkatkan prestise nasional, baik di dalam maupun luar negeri.

Itulah yang mendorong India berhasil menjadi negara keempat yang berhasil mendaratkan wahana di Bulan pada pekan lalu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesuksesan ini menandai sebuah pencapaian besar bagi program luar angkasa yang baru saja lahir, yang telah membuat kemajuan yang stabil selama bertahun-tahun.

“Saya berharap kesuksesan di masa depan akan menyusul: Delhi telah menunjukkan komitmennya untuk melakukan investasi yang signifikan dalam upaya eksplorasi ruang angkasa,” kata Chiao dikutip dari CNN.

Pada awal era ruang angkasa, Uni Soviet (kini bernama Rusia) terbilang sangat memahami bagaimana program antariksa yang sukses dapat meningkatkan posisinya di panggung internasional.Mereka menjadi yang pertama menuju bulan dengan peluncuran satelit Sputnik pada tahun 1957.

Meskipun satelit ini hanya memancarkan sinyal sederhana, implikasi dari peluncuran ini sangat besar.

Setelahnya, terobosan lain pun mengikuti, termasuk hewan pertama di orbit (anjing Laika pada 1957) dan manusia pertama di ruang angkasa (Yuri Gagarin pada 1961).

Ketika Rusia meraih kesuksesan demi kesuksesan di luar angkasa, Amerika hampir panik. Meskipun AS mengikuti dengan keberhasilan sendiri, kesan awal adalah bahwa AS tertinggal dari Soviet dalam hal teknologi.

Itulah mengapa seruan Presiden John F. Kennedy untuk mendaratkan astronaut Amerika di Bulan beresonansi begitu dalam bagi AS. Hal ini mendapat dukungan dari Partai Demokrat dan Partai Republik di Kongres, serta masyarakat Amerika secara luas.

Dikutip dari Politico, perlombaan ke luar angkasa dipandang sebagai perang untuk bertahan hidup, perang yang tidak boleh kalah.

Presiden Rusia Vladimir Putin kemudian masuk jajaran dari sederet pemimpin yang mencoba menggunakan usaha kesuksesan luar angkasa untuk mencerminkan kebesaran bangsanya.

Putin berharap dapat menikmati keberhasilan pendaratan Luna-25 milik Rusia. Namun, Rusia kalah dalam pertandingan itu.

Luna-25 mengalami kerusakan yang menyebabkan jatuh, sehingga tidak bisa mendarat dengan mulus di permukaan Bulan.

Seandainya berhasil, Luna-25 pasti akan disebut-sebut sebagai “bukti” bahwa Rusia masih merupakan negara yang hebat, terlepas dari kemundurannya dalam perang yang menghancurkan di Ukraina.

Perlombaan menuju Bulan

Jika program-program luar angkasa ini merupakan cermin kebesaran suatu negara, maka menarik untuk menelaahnya lebih dekat, yang sedang naik daun adalah program-program dari Asia, terutama China dan India.

Kedua negara ini telah mengembangkan mesin roket kriogenik yang canggih, peluncur, dan pesawat ruang angkasa.

Keduanya mengoperasikan beberapa konstelasi satelit untuk komunikasi, pencitraan bumi dan penginderaan jauh. Bahkan China memiliki konstelasi satelit navigasinya sendiri.

China juga memiliki program penerbangan antariksa manusia dengan stasiun ruang angkasa yang beroperasi, termasuk pesawat ruang angkasa pengangkut kru dan kargo.

Cerita Seru di Shopee Live! Fuji Jual Lebih Dari 3.000 Produk

Jakarta, CNBC Indonesia – Popularitas yang telah dibangun selebriti ikut mendorong antusiasme para fansnya untuk menantikan karyanya. Yang terbaru, kini karya selebriti muda Fuji Utami banyak dinantikan.

Nama Fuji semakin naik daun sebagai seorang kreator yang seringkali membuat konten kesehariannya saat menghabiskan waktu bersama keluarga, keponakan, teman-teman, hingga video rutinitasnya saat bekerja. Setelah mengumumkan sesi Shopee Live perdananya pada 29 Agustus melalui akun Fuji_an, Fuji ternyata berhasil mendapatkan respon dan omzet luar biasa di Shopee Live. Dia berhasil mencatatkan pencapaian baru dengan tembus lebih dari 3 ribu produk terjual di sesi perdananya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT




Foto: Live Shopping Fuji Utami di toko Fuji_an



Dalam unggahan terbaru akun instagram @fuji_an, Fuji mengungkapkan rasa bersyukurnya akan pencapaian membanggakan ini dalam video yang direkamnya sambil mengatakan,

“YEAYYYYY!!! Waaaa.. Seneng banget nih!

PERTAMA kali aku streaming di Shopee Live dan bisa langsung tembus LEBIH dari 3 RIBU produk terjual.

Gak nyangka banget bisa LARIS MANIS gini, terima kasih Sobat Shopee!

Jangan lupa untuk belanja di Shopee Live setiap hari, jam 8 malam, karena SE-MU-A diskon 50% !!!

Paling murah di Shopee!!!!”




Foto: Tangkapan Layar Instagram Fuji Utami



Aura kebahagiaan dari Fuji sangat terpancar jelas bahwa ia sangat senang dan berterima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya pada para pengguna yang telah membeli produk-produk jualannya. Keseruan sesi livestreamnya di Shopee Live tentu juga karena gaya bicara Fuji yang asik, ceria, dan polos. Interaksi real-time dengan para penonton yang terjadi sepanjang sesi livestream dan tanya jawab mengenai produk menjadi pemicu untuk membeli produk saat itu saja.

Tidak perlu diragukan lagi, celetukan-celetukan Fuji yang lucu dan caranya dalam merekomendasi dan menjual produk pada sesi live, membuat interaksi Fuji dengan penonton di Shopee Live menjadi sangat seru dan menyenangkan. Beberapa barang di etalase Shopee Live Fuji_an juga berhasil terjual dalam waktu yang sangat cepat.

Selain kemudahan fitur dan sosok Fuji yang menyenangkan, tentunya produk dengan harga murah selalu menjadi favorit pengguna, ditambah dengan voucher Shopee Live Semua Diskon 50% pada sesi live berlangsung khususnya tepat di jam 8 malam setiap harinya. Mulai dari produk kecantikan dan fashion yang menjadikan sesi Shopee Live perdana Fuji menjadi incaran pengguna Shopee karena kelengkapan produk dan promo yang ditawarkan.

Melihat antusiasme yang luar biasa dari para pengguna Shopee mendorong Fuji untuk lebih fokus menggarap bisnis dan jualan di Shopee Live kedepannya. Karena pencapaian yang didapatkan tidak main-main, cuan dan omzet besar tidak hanya dirasakan oleh Fuji saja, tapi juga rekan-rekan artisnya yang lain. Jeli terhadap kesempatan dan peluang besar ini membuat Fuji mau terus bekerjasama dan melakukan sesi live streaming di Shopee Live. Kolaborasinya dengan Shopee yang sudah terjalin lama juga membuatnya semakin yakin akan komitmen Shopee untuk menghadirkan kemudahan, pengalaman belanja yang terbaik dan tentunya keuntungan bagi semua pihak.

Keputusan Fuji dalam memulai lapak berjualan untuk menggali cuan merupakan langkah yang tepat. Selain berita heboh dari rekan artis sejawatnya, fitur Shopee Live memang digadang sebagai fitur live streaming yang paling sering digunakan untuk belanja online, jauh melampaui pesaingnya. Sebanyak 69% responden memilih Shopee Live sebagai fitur live streaming yang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia di atas para pesaingnya, seperti pemain baru TikTok Live yang jauh tertinggal dengan angka 25%. Melalui riset dari Populix berjudul “Understanding Live Streaming Shopping Ecosystem in Indonesia” terungkap pula bahwa Shopee Live merupakan platform live streaming yang paling disukai (66%), jauh melampaui para pesaingnya, seperti pemain baru TikTok Live (28%).

Dengan deretan promo pada kampanye Shopee 9.9 Super Shopping Day ini, serta promo terbaik Shopee Live, Semua Diskon 50% untuk ragam produk yang lengkap dengan harga paling murah! Tidak heran, lapak ini menjadi ranah untuk menggali cuan bagi para penjual ataupun streamer. Dari riset yang sama diungkapkan bahwa Shopee Live memiliki pangsa pasar jumlah transaksi tertinggi (56%), jauh melampaui para pesaing lainnya seperti TikTok Live dengan persentase 30%. Sejalan dengan persebaran preferensi masyarakat Indonesia saat berbelanja melalui fitur live streaming, dimana salah satunya mencari Live Shopping dengan penawaran paling menarik.

Sebagian besar karakteristik dan gaya berbelanja masih mengacu terhadap pencarian promosi atau penawaran menarik. Promo-promo yang paling menarik menurut masyarakat adalah gratis ongkir (91%), diskon (87%), cashback (65%), voucher belanja (47%), special bundle (34%), dan exclusive product launch (20%).







Dari data hasil riset tersebut, bisa disimpulkan bahwa Shopee Live menjadi fitur live streaming dengan harga paling murah, promosi dan gratis ongkir terbanyak, dan fitur live streaming yang menawarkan diskon hingga cashback paling besar.

Sebagai kemeriahan dari kampanye Shopee 9.9 Super Shopping Day yang masih berlangsung hingga puncaknya di 9 September, sepertinya episode keseruan Shopee Live dengan para artis papan atas masih terus berlanjut. Saatnya list kebutuhan karena berbagai promo fantastis dan diskon besar siap dinikmati, mulai dari promo belanja di Shopee Live Semua Diskon 50%, dan Gratis Ongkir Rp 0 selama sesi live berlangsung!

[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)

Jadi Patokan Jakarta, Bagaimana Cara Bangkok Atasi Polusi Udara?


Jakarta, CNN Indonesia —

Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk memerangi polusi udara yang semakin parah di kawasan Jabodetabek. Langkah-langkah yang diambil di antaranya adalah dengan melakukan penyemprotan air ke jalan hingga menyemprot air berkabut (water mist) dari atap gedung-gedung tinggi.

Langkah-langkah tersebut sebetulnya sudah mendapat banyak kritikan, dan hasil studi di China membuktikan menyemprot air ke jalan tidak akan efektif menekan polusi udara, malah justru akan membuat tingkat polusi semakin parah.

Namun begitu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersikeras tetap melanjutkan cara-cara tersebut. Ia beralasan pihaknya meniru langkah Kota Bangkok, Thailand dalam memerangi polusi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi ada yg menyampaikan, di negara bla, bla, bla, itu berbeda kondisinya dengan kita. Musim dingin, kering, itu disiram tidak pas. Tapi di Bangkok, Thailand berhasil, di DKI enggak ada musim dingin minus sekian derajat,” kata Heru dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8).

Polusi udara sempat menjadi momok warga Kota Bangkok beberapa waktu lalu. Namun otoritas setempat berhasil mengendalikan polusi dengan langkah-langkah yang diambil.

Lalu, bagaimana sebetulnya Bangkok menangani polusi udara?

Mengutip laman resmi C40, kualitas udara di Bangkok secara bertahap membaik dan sebagian besar jumlah polutan udara telah memenuhi standar kualitas udara Thailand. Secara khusus, mereka berupaya menyelesaikan masalah di sumbernya dengan meningkatkan standar emisi polusi dari kendaraan bermotor dan kualitas bahan bakar.

Namun, beberapa daerah di Bangkok dihadapkan pada polusi udara PM2.5, dengan 60 persen polutan berasal dari mobil bermesin diesel, 35 persen dari pembakaran terbuka, dan 5 persen karena penyebab lainnya. Sumber-sumber emisi ini menjadi tantangan utama yang perlu diatasi.

Oleh karena itu, otoritas setempat mengumumkan tantangan fenomena polusi udara PM2.5 masuk dalam agenda nasional dan semua pemangku kepentingan harus melakukan tindakan yang efektif untuk meningkatkan kualitas udara di Bangkok.

Saat itu Bangkok membentuk Komite Pencegahan dan Solusi Polusi Udara yang diketuai Gubernur Bangkok. Komite tersebut kemudian menentukan langkah-langkah jangka pendek dan jangka panjang untuk menangani masalah polusi.

Langkah-langkah jangka pendek yang diambil yakni:

1. Meningkatkan frekuensi pembersihan jalan dan penyiraman air untuk memerangkap debu
2. Meningkatkan pos pemeriksaan dan melarang semua mobil yang mengeluarkan asap hitam
3. Berkoordinasi untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dan mempromosikan sistem transportasi umum
4. Melarang pembakaran sampah dan pembakaran terbuka
5. Mengontrol secara ketat debu dari konstruksi Skytrain
6. Mengendalikan dan menyelesaikan masalah yang terkait dengan debu dari konstruksi bangunan
7. Meningkatkan area hijau
8. Mengendalikan emisi polusi dari pabrik-pabrik industri agar sesuai dengan standar
9. Membagikan masker bedah dan informasi tentang cara mencegah PM2.5, terutama untuk anak-anak, pasien, dan orang tua, dll.

Sementara, langkah-langkah jangka panjang yang diambil yakni:

1. Meningkatkan standar emisi polutan kendaraan bermotor dan kualitas bahan bakar
2. Mengembangkan jaringan untuk sistem angkutan umum multi-moda
3. Mempromosikan pemanfaatan sistem angkutan umum
4. Menyediakan bangunan “Park&Ride” untuk mempromosikan sistem transportasi umum
5. Meningkatkan area hijau

“Pemerintah berusaha menekankan langkah-langkah pengendalian PM2.5 dan memberikan pengetahuan tentang pencegahan PM2.5. Selain itu, BMA juga meningkatkan saluran untuk mendistribusikan informasi tentang kualitas udara kepada warga untuk membantu mereka memahami masalah kualitas udara, dan untuk menciptakan jaringan kerja sama,” demikian bunyi penjelasan dalam laman C40.

Pakai drone usir polusi

Pada 2019, pemerintah kota Bangkok juga menggunakan armada pesawat tanpa awak berukuran besar atau drone untuk menyemprotkan air ke udara dalam upaya mengurangi kabut asap yang menyelimuti wilayah ibu kota.

Mengutip Bangkok Post, pemerintah setempat meminjam drone tersebut dari sebuah klub pertanian. Drone-drone tersebut diterbangkan untuk penyemprotan pengurangan debu di enam wilayah di Bangkok.

Setiap drone dapat membawa 5-10 liter air dan dapat diterbangkan di atas area seluas dua kilometer persegi selama 15-20 menit dengan sekali pengisian daya. Truk-truk air juga dilibatkan dalam operasi ini, menyemprotkan air ke udara.

“Drone hanya akan menyemprotkan air bersih ke udara, dengan departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bangkok yang mengawasi operasi tersebut,” kata Pol Gen Aswin Kwanmuang saat itu.

[Gambas:Video CNN]

(tim/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Apa Warna Bulan Sesungguhnya?


Jakarta, CNN Indonesia —

Bulan purnama super atau supermoon biru bakal tiba akhir bulan ini dengan warna cahaya yang tak benar-benar biru. Lalu, apa warna satelit Bumi itu yang sesungguhnya?

Jika dilihat dari Bumi, warna Bulan terkadang bisa berubah-ubah. Bisa berwarna kuning, ungu kebiru-biruan, hingga warna abu-abu.

Ternyata, menurut Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA), warna Bulan “tergantung pada malam.” Di luar atmosfer Bumi, Bulan yang gelap dapat bersinar karena pantulan cahaya Matahari, tampak berwarna abu-abu kecokelatan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dilihat dari dalam atmosfer Bumi, Bulan bisa tampak sangat berbeda.

Foto utama artikel ini menyoroti kumpulan warna bulan purnama yang tampak dan didokumentasikan oleh seorang astrofotografer selama lebih dari 10 tahun dari berbagai lokasi di Italia.

Bulan berwarna merah atau kuning biasanya mengindikasikan bulan yang terlihat di dekat cakrawala. Di sana, sebagian cahaya biru telah dihamburkan oleh jalur yang panjang melalui atmosfer Bumi, kadang-kadang sarat dengan debu halus.

Bulan berwarna biru lebih jarang terjadi dan dapat mengindikasikan bulan yang terlihat melalui atmosfer yang membawa partikel debu yang lebih besar. Apa yang menyebabkan bulan berwarna ungu masih belum jelas, mungkin kombinasi dari beberapa efek, mengutip NASA.

Foto terakhir menangkap gerhana bulan total pada bulan Juli 2018, ketika Bulan, dalam bayangan Bumi, tampak berwarna merah redup akibat cahaya yang dibiaskan melalui udara di sekitar Bumi.

Kandungan logam

Pada 2005, dikutip dari BBC, Teleskop Hubble mencitrakan salah satu wilayah kawah Bulan, Aristarchus, dalam cahaya visual dan ultraviolet.

Jika dibandingkan dengan data fotometrik sampel tanah Apollo 15 dan Apollo 17 yang diketahui unsur kimianya, kawah Aristachus ditemukan memiliki konsentrasi kaca yang tinggi di dalam tanahnya.

Area ini memiliki warna kebiruan yang agak putih yang jelas. Sementara, biru yang lebih tua terlihat jelas di permukaan kompleks Procellarum.

Analisis pencitraan jarak jauh NASA mengungkapkan bahwa hal ini kemungkinan disebabkan oleh kandungan titanium yang kaya di bawah permukaan yang baru terkena dampak tumbukan asteroid.

Sementara, area yang jauh lebih lama terkena tumbukan dan terkikis sinar Matahari, punya warna kontras dengan permukaan basal (batuan beku berwarna gelap yang biasanya sisa proses vulkanik) di sekitarnya.

Ditemukan juga unsur ilmenit, mineral titanium dioksida, yang mungkin menyebabkan warna kebiruan.

Zona lainnya di Bulan juga punya warna beragam.

Warna abu-abu yang lebih netral ada di sekitar wilayah Oceanus Procellarum. Wilayah Bulan penuh warna lainnya, Mare Serenitatis, punya bagian tengah yang lebih terang dan memiliki warna yang ‘lebih hangat’ dibandingkan sisi timurnya yang gelap. Area ini terbuat dari basal kebiruan.

Beberapa pengamat melaporkan melihat Mare Fecunditatis, area dekat kawah Langrenus, berwarna hijau sejuk. Meski lebih sulit untuk dilihat, area Mare Imbrium merupakan struktur berlapis-lapis dengan [sisa] aliran lava kemerahan.

Bulan biru

Warna biru Bulan jadi pembicaraan saat momen bulan purnama super berikutnya segera terjadi akhir bulan ini. Bulan Purnama Biru atau supermoon biru sebetulnya tidak benar-benar berwarna biru.

Istilah ini bermula dari saran profesor cerita rakyat dari Memorial University, Kanada, Philip Hiscokc, dalam Sky & Telescope pada 2012. Bulan Biru punya makna ada hal yang ganjil dan tidak akan pernah terjadi.

Ia menyebut kisah tentang istilah bulan biru bukan berasal dari zaman kuno. Sebaliknya, kata Hiscock, dikutip dari Smithsonian Magazine, ini adalah “sebuah cerita rakyat yang benar-benar modern, menyamar sebagai sesuatu yang kuno.”

Pada awal 1900-an, di tempat-tempat seperti Almanak Maine Farmer, istilah “bulan biru” digunakan untuk merujuk pada fenomena terkait-ketika empat bulan purnama terjadi dalam satu musim (di negara-negara iklim subtropis) tertentu, bukan tiga bulan purnama pada umumnya.

Dalam kasus ini, bulan purnama ketiga dikenal sebagai “biru”. Namun, pada 1946, astronom amatir James Hugh Pruett salah menafsirkan istilah tersebut dalam artikel yang ditulisnya di Sky & Telescope dengan menggunakan arti yang kita kenal sekarang.

Kesalahan ini diulangi beberapa kali, khususnya pada 1980 di acara ‘StarDate’ NPR.

Akhirnya, definisi baru tersebut tetap melekat meski salah, bersamaan dengan kesalahan atribusi yang umum terhadap cerita rakyat tradisional, yang “menarik bagi kepekaan modern kita, termasuk keinginan kita untuk memiliki hal-hal yang masuk akal asal usulnya,” tulis Hiscock.

Sejak itu, istilah ini digunakan untuk segala hal mulai dari novel, kupu-kupu, hingga bir gaya putih Belgia yang sangat populer.

[Gambas:Video CNN]

(tim/dmi)

Pakar Sindir Cara Pemerintah Tangani Polusi Udara: Dengarkan Ilmuwan


Jakarta, CNN Indonesia —

Pakar menilai pemerintah saat ini belum menggandeng ilmuwan untuk mengatasi masalah polusi udara. Hasilnya, kebijakan yang keluar untuk menangani polusi jauh dari kata efektif.

Ika Idris, Chair Monash Climate Change Communication Research Hub (MCCCRH) Indonesia Node mengatakan narasi mengenai polusi udara di Jakarta sangat didominasi oleh pembuat kebijakan yang minim dukungan data ilmiah. Alih-alih polusi berkurang, pembuat kebijakan yang berbicara tanpa data justru membuat kabur penyebab polusi.

“Di tengah krisis udara bersih, jika pemerintah tidak tahu langkah apa yang mesti diambil, mestinya mereka mengundang ilmuwan dan mendengarkan masukan mereka,” kata Ika dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/8).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Ika menyebut saat ini pemerintah blunder dengan menerapkan kebijakan tanpa mengetahui akar masalahnya. Menurutnya sejauh ini solusi dari pemerintah hanya solusi jangka pendek

“Pemerintah terkesan ingin solusi jangka pendek saja, bukan solusi jangka panjang yang sampai ke akar masalahnya. Pemerintah juga tidak transparan menyampaikan sebenarnya sumbernya polusinya dari mana saja, misal berapa persen kontribusi dari kendaraan atau berapa dari PLTU,” jelas dia.

Sementara itu, sejauh ini ia tidak melihat ada ilmuwan yang dijadikan rujukan. Berkaca dari pandemi, pemerintah lagi-lagi tidak menganggap penting suara ilmuwan.

Ika menambahkan dalam pantauan pihaknya melalui Factiva, platform pemantauan berita milik Dow Jones, suara ilmuan masih sebatas diwakili oleh dokter atau dokter spesialis paru. Padahal masalah ini sudah mencakup isu kesehatan penduduk, sehingga perlu melibatkan ilmuwan dari berbagai bidang di antaranya teknik lingkungan, kesehatan publik, perubahan perilaku, transportasi, modifikasi cuaca, dan energi bersih.

Selain itu, menurut dia menghadapi masalah genting seperti ini pemerintah perlu mendengar masukan ilmuwan dan utamanya data-data ilmiah.

Ia kemudian mencontohkan kebijakan-kebijakan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menangani polusi di Ibu Kota hampir tidak pernah mengacu pada usulan ilmuwan serta tidak jelas basis pengambilan kebijakannya, dan tidak konsisten.

“Jika kita amati, kebijakan menutup pabrik arang, bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara Pemprov DKI, hingga uji coba penyemprotan mist generator dari atas gedung, hampir tidak pernah dijelaskan landasan ilmiah pengambilan keputusannya,” ungkap dia.

Peneliti Meteorologi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Deni Septiadi sebelumnya juga sempat menyampaikan mengenai sejumlah langkah yang diambil pemerintah dalam menangani masalah polusi. Salah satunya ia sangsi dengan langkah penyemprotan air berkabut atau water mist dari atap gedung.

Sejak masih berbentuk usulan akhir pekan lalu, Deni meragukan opsi ini untuk mengurangi polusi udara di Jakarta.

Menurut Deni menyemprotkan air dari atas gedung merupakan cara instan yang tidak bakal memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan kualitas udara.

“Cara-cara instan enggak akan berdampak. Jakarta dan sekitarnya hampir setiap tahun jadi kota berpolusi, karena kebijakan atau regulasinya hampir selalu jangka pendek,” ungkap Deni.

Deni mengungkap kadar polutan PM2,5 yang menyelimuti sejumlah kawasan Jakarta itu, mengambang di Lapisan Batas Atmosfer (LBA) dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan.

Menurut dia pemerintah seharusnya melakukan identifikasi terlebih dahulu dari mana sumber emisinya sebelum melakukan penindakan.

“Apakah itu dari sektor transportasi, industri atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Harusnya diidentifikasi nih, setelah itu tinggal dicarikan regulasinya,” jelas dia.

Menurutnya jika biang keroknya sudah ditemukan, selanjutnya pemerintah tinggal memperketat regulasi seperti memaksa masyarakat untuk beralih ke transportasi umum atau memperpanjang hari tanpa kendaraan bermotor alias car free day.

“Cobain regulasi yang agak ketat, kemudian [masyarakat] dicoba dan dipaksakan beralih ke transportasi umum atau car free day diperpanjang, turun enggak untuk polusinya,” kata Deni.

“Cara yang paling bisa dilakukan dan sudah dilakukan banyak negara yaitu menggalakkan transportasi umum, dicek lagi PLTU atau industri yang polutanya,” imbuhnya.

Dengan cara itu, Deni memprediksi setidaknya dalam waktu seminggu kandungan PM 2,5 akan terlihat berkurang karena polutan akan ke permukaan dan diserap oleh pohon-pohon.

[Gambas:Video CNN]

(tim/dmi)

[Gambas:Video CNN]

BMKG Prediksi El Nino Bertahan Hingga 2024, Jawa Waspada Kekeringan


Jakarta, CNN Indonesia —

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino akan terjadi hingga awal 2024.

“Prediksi hujan bulanan, Indonesia masih dipengaruhi El Nino. September, Oktober masih akan terjadi sampai Desember bahkan sampai awal 2024,” kata Fachri Rajab, Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG di Jakarta, Senin (28/8).

“Tapi harapannya masuk musim hujan dampaknya berkurang,” imbuhnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian, Fachri mengimbau masyarakat mewaspadai ancaman kekeringan sampai November mendatang. Sebelumnya, fenomena cuaca El Nino diprediksi berpeluang berlangsung hingga Februari 2024.

“El Nino diperkirakan akan terus berlanjut selama musim dingin di belahan bumi utara,” tulis NOAA dalam laman resminya beberapa waktu lalu.

Dalam paparannya, Fachri menunjukkan penanda fenomena El Nino semakin menghangat. Indeks El Nino-Southern Oscillation (ENSO) hingga periode Agustus II sebesar +1,423 yang berarti El Nino dalam fase moderat.

Kemudian, anomali tempratur permukaan laut atau sea surface temperature (SST) di Samudera Hindia menunjukkan Indian Ocean Dipole (IOD) +0.845. Anomali SST di wilayah Nino3.4 menunjukkan kondisi hangat, dan tren anomali SST tetap menghangat (melewati batasan Netral +/- 0.5 , El Nino sudah berlangsung sepuluh dasarian).

“Prediksi puncak indeks ENSO akan terjadi pada Desember 2023 kemudian secara gradual menurun , El Nino diprediksi bertahan hingga Januari 2024,” jelas dia.

Menurut laporan terbaru dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), ada kemungkinan lebih dari 95 persen El Nino bakal berlangsung hingga Februari 2024 disertai dengan dampak iklim yang luas.

El Nino telah menjadi salah satu dalang di balik kenaikan suhu global yang bahkan melebihi rekor El Nino kuat terakhir pada awal 2016.

El Nino merupakan fenomena peningkatan suhu lautan yang biasanya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun di Pasifik tengah dan timur. Dampaknya, fenomena ini menyebabkan kenaikan suhu udara di seluruh dunia.

Jawa Waspada Kekeringan

Di Indonesia, fenomena ini berdampak pada 63 persen wilayah tanah air. Menurut data BMKG, beberapa daerah yang akan terdampak cukup kuat adalah sebagian besar wilayah Sumatera seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu, dan Lampung.

Selain itu, seluruh Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara diprediksi memiliki curah hujan paling rendah dan berpotensi mengalami musim kering yang ekstrem.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengungkap El Nino memicu bahaya kekeringan di sejumlah daerah pulau Jawa.

“Situasi tersebut memicu bahaya kekeringan, seperti di Pulau Jawa,” kata Abdul dalam keterangan tertulisnya.

BNPB telah menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim), terkait bahaya kekeringan. Menurutnya, solusi jangka pendek dengan distribusi air bersih kepada warga perlu dilakukan.

BMKG juga memprakirakan efek El Nino pada musim kemarau tahun ini adalah menurunnya curah hujan di beberapa wilayah mulai Agustus sampai Oktober.

Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan mengalami curah hujan bulanan dengan kategori rendah (0 – 100 mm/bulan), pada Agustus – September – Oktober.

Wilayah-wilayah itu yakni, Sumatera bagian tengah hingga selatan, pulau Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan, sebagian besar Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku dan Papua bagian selatan.

Meski demikian, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut musim kemarau dan kekeringan imbas El Nino di tanah air tak akan terlalu parah-parah.

“Dasarnya kan dari penghitungan suhu muka air laut lalu dihitung dalam indeks atau anomali. Di Indonesia ini relatif paling lemah, kalau di negara lain levelnya bisa lebih tinggi,” tutur Dwikorita beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kondisi pada saat puncak kemarau tahun ini akan mirip seperti kekeringan pada 2019, tetapi tidak akan separah 2015 ketika kondisi kekeringan diperburuk dengan luasnya area kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

[Gambas:Video CNN]

(lom/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Hari Tanpa Bayangan Kembali Sapa Indonesia, Berikut Jadwalnya


Jakarta, CNN Indonesia —

Sejumlah wilayah Indonesia bakal kembali mengalami ‘hari tanpa bayangan’ pada periode September-Oktober 2023. Cek jadwal fenomena itu.

Merujuk situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hari tanpa bayangan atau kulminasi adalah fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama.

Saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat “menghilang”, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan,” tulis BMKG dalam laman resminya.

Kulminasi terjadi karena bidang ekuator atau rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang revolusi Bumi. Hasilnya, posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat LU sampai dengan 23,5 derajat LS.

Hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari. Pada tahun ini, Matahari tepat berada di khatulistiwa pada 21 Maret 2023 pukul 04.24 WIB dan 23 September 2023 pukul 13.50 WIB.

Sementara, pada 21 Juni 2023 pukul 21.57 WIB Matahari berada di titik balik Utara dan pada 22 Desember 2023 pukul 10.27 WIB Matahari berada di titik balik Selatan.

Kapan terjadinya di Indonesia?

Mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa. Di kota-kota lain, kulminasi utama terjadi saat deklinasi Matahari sama dengan lintang kota tersebut.

Khusus di Jakarta, fenomena ini terjadi pada 5 Maret 2023, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 12.04 WIB, dan pada 9 Oktober 2023, yang kulminasi utamanya teradi pada pukul 11.40 WIB.

Secara umum, kulminasi utama tahun 2023 di Indonesia terjadi antara 21 Februari 2023 di Baa, Nusa Tenggara Timur hingga 5 April 2023 di Sabang, Aceh dan 8 September 2023 di Sabang, Aceh sampai dengan 21 Oktober 2023 di Baa, Nusa Tenggara Timur.

Berikut daftar lengkap kulminasi utama di kota-kota Indonesia.

1. Pulau Sumatera

-Bandar Lampung: 7 Oktober (11.46.56 WIB)
-Enggano: 7 Oktober (11.58.47 WIB)
-Kotabumi: 6 Oktober (11.48.52 WIB)
-Blambangan Umpu: 5 Oktober (11.50.36 WIB)
-Pagar Alam: 3-4 Oktober (11.56.13 WIB)
-Muaraenim: 2 Oktober (11.54.24 WIB)
-Gelumbang: 1 Oktober (11.52.14 WIB)
-Bangka Selatan: 1 Oktober (11.44.01 WIB)
-Bengkulu: 3 Oktober (12.00.08 WIB)
-Kerinci: 28 September (12.05.16 WIB)
-Palembang: 1 Oktober (11.50.48 WIB)
-Pangkal Pinang: 29 September (11.46.03 WIB)
-Jambi: 27 September (11.56.46 WIB)
-Painan: 27 September (12.08.52 WIB)
-Muarasabak: 26 September (11.56.07 WIB)
-Padang: 26 September (12.10.05 WIB)
-Kuala Tungkai: 25 September (11.58.01 WIB)
-Teluk Kuantan: 24 September (12.05.53 WIB)
-Padangpanjang: 24 September (12.10.35 WIB)
-Tanjung Teludas: 23 September (11.54.34 WIB)
-Lipat Kain, Kampar: 23 September (12.04.07 WIB)
-Pangkalan Lesung: 23 September (12.07.44 WIB)
-Bonjol/Pasaman: 23 September (12.11.40 WIB)
-Kinali/Pasaman Barat: 23 September (12.13.12 WIB)
-Pekanbaru: 22 September (12.07.14 WIB)
-Bangkinang: 22 September (12.08.50 WIB)
-Tanjung Pinang: 21 September (11.55.11 WIB)
-Kota Batam: 20 September (11.57.28 WIB)
-Gunungsitoli: 20 September (12.23.16 WIB)
-Sibolga: 19 September (12.18.49 WIB)
-Singkil: 17 September (12.23.22 WIB)
-Subulussalam: 16 September (12.23.02 WIB)
-Sinabang: 17 September (12.21.48 WIB)
-Sidikalang: 16 September (12.21.48 WIB)
-Pematangsiantar: 15 September (12.19.08 WIB)
-Tarempa: 14 September (11.50.44 WIB)
-Tebingtinggi: 14 September (12.19.06 WIB)
-Medan: 14 September (12.21.03 WIB)
-Ranai/Pulau Natuna: 13 September (11.42.35 WIB)
-Pangkalanbrandan: 13 September (12.23.00 WIB)
-Kualasimpang: 12 September (12.24.13 WIB)
-Langsa: 11 September (12.24.57 WIB)
-Lhok Kuala: 10-11 September (12.32.39 WIB)
-Lhokseumawe: 10 September (12.28.42 WIB)
-Banda Aceh: 9 September (12.36.13 WIB)
-Sabang: 8 September (12.36.35 WIB)

2. Pulau Kalimantan

-Pulau Kalambau: 6 Oktober (12.05.39 WITA)
-Tanah Laut: 3 Oktober (12.10.08 WITA)
-Banjarbaru: 2 Oktober (12.10.17 WITA)
-Banjarmasin: 2 Oktober (12.11.09 WITA)
-Kotabaru: 1 Oktober (12.04.56 WITA)
-Kandangan: 30 September (12.09.06 WITA)
-Sampit: 30 September (11.18.31 WIB)
-Palangkaraya: 29 September (11.14.51 WITA)
-Tanah Grogot: 28 September (12.06.03 WITA)
-Ketapang: 28 September (11.30.50 WIB)
-Sukadana: 26 September (11.31.38 WIB)
-Balikpapan: 26 September (12.04.11 WITA)
-Muara Taweh: 25 September (11.12.12 WIB)
-Samarinda: 24 September (12.03.33 WITA)
-Bontang: 23 September (12.02.43 WITA)
-Santan Ulu (Kutai): 23 September (12.03.07 WITA)
-Tumbang Olong: 23 September (11.15.14 WIB)
-Pontianak: 23 September (11.35.16 WIB)
-Sangatta: 22 September (12.02.48 WIB)
-Mempawah: 22 September (11.37.05 WIB)
-Singkawang: 21 September (11.37.19 WIB)
-Sambas: 20 September (11.36.25 WIB)
-Tanjung Redeb: 19 September (12.04.20 WITA)
-Tanjung Selor: 16 September (12.05.34 WITA)
-Tarakan: 15 September (12.05.02 WITA)
-Malinau: 14 September (12.09.16 WITA)
-Nunukan: 12 September (12.05.53 WITA)