Polusi Udara di Depok ‘Menggila’, Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat


Jakarta, CNN Indonesia —

Kota Depok, Jawa Barat masih menempati posisi teratas sebagai kota dengan polusi udara terburuk di Indonesia pada Kamis (31/8) pagi. Daerah itu mendapatkan predikat kualitas udara sangat tidak sehat.

Lewat situs pemantau kualitas udara IQAirper Kamis (31/8) pukul 08.00 WIB, Depok menempati posisi pertama sebagai kota paling berpolusi di Indonesia, dengan nilai indeks kualitas udara (AQI) 207 dengan status Sangat Tidak Sehat (Very Unhealthy).

Kandungan PM2.5 di Depok stabil di status Sangat Tidak Sehat sejak dini hari, sekira pukul 02.00 WIB. Berikut kronologinya:


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Pukul 02.00 WIB: AQI 226, PM2.5: 175µg/m³

Pukul 03.00 WIB: AQI 225 PM2.5: 175µg/m³

Pukul 04.00 WIB: AQI 226 PM2.5: 176µg/m³

Pukul 05.00 WIB: AQI 201 PM2.5: 151µg/m³

Pukul 08.00 WIB: AQI 207 PM2.5: 157µg/m³

Pengukuran ini didasarkan oleh kadar PM2.5, partikel padar yang beredar di udara dengan ukuran lebih kecil dari rambut dibelah tujuh; 2,5 mikrometer. Sumbernya bisa dari asap kendaraan bermotor, industri, PLTU, dan pembakaran bahan bakar fosil lainnya.

Pantauan situs Airvisual pada Rabu (30/8), peningkatan polusi di wilayah Depok kerap terjadi pada pagi hari, mulai pukul 06.00 sampai 08.00.

Pada posisi selanjutnya setelah Depok adalah Tangerang Selatan, Banten dengan skor 197 dan berstatus tidak sehat.

Berikutnya, Kota Tangerang, Banten berada di posisi ketiga dengan skor AQI 184 dan berstatus tidak sehat dengan kandungan PM2.5 119 µg/m³, atau lebih parah 23,8 kali dari batas minimum yang dia jurkan WHO.

Berada di posisi keempat, Jakarta menjadi kota yang konsisten dengan kualitas udara buruk sejak beberapa pekan lalu. Skor indeks kualitas Jakarta AQI 180 alias tidak sehat, dengan kandungan PM 2.5 mencapai 110 µg/m³ atau 22,2 kali lebih buruk dari batas minimum yang dianjurkan WHO.

Masalah polusi udara di kawasan Jabodetabek telah menjadi perhatian pemerintah. Namun begitu, menurut Presiden Joko Widodo penanganan polusi udara perlu waktu karena harus dilakukan secara bertahap.

Langkah yang dilakukan pun tidak cuma satu. Ada sejumlah misi yang ditempuh guna menekan polusi udara.

“Saya kira memang perlu kerja total, kerja bersama-sama tetapi memerlukan waktu, enggak bisa langsung, termasuk pemakaian mobil listrik. Banyak yang kita kerjakan untuk menyelesaikan ini, tapi memang bertahap,” kata Jokowi kemarin.

Jokowi meminta peran aktif masyarakat. Khususnya dalam mengubah gaya hidup dari yang biasa memakai kendaraan pribadi menjadi transportasi massal.

Tidak hanya itu, penanaman pohon, modifikasi cuaca hingga kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) juga dilakukan. Semuanya demi mengurangi pencemaran udara akibat polusi.

[Gambas:Video CNN]

(can/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Pulau Jawa Belum Kebagian Hujan Lebat Walau Ada Siklon Tropis Saola


Jakarta, CNN Indonesia —

Daerah-daerah di Pulau Jawa masih belum akan kebagian hujan lebat dalam periode sepekan ke depan. Simak penjelasannya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap sejumlah wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dalam sepekan ke depan mayoritas berada di Sumatera hingga Papua.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll)” kata BMKG dalam Prospek Cuaca Seminggu ke Depan Periode 29 Agustus – 4 September 2023.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu minggu kedepan di wilayah.” lanjut BMKG.

Faktor cuaca global dan regional di sebagian besar wilayah Indonesia sangat mempengaruhi cuaca di wilayah Indonesia dalam sepekan kedepan.
Daerah yang berpotensi akan dilanda hujan lebat salah satunya adalah Sumatera Utara. Berikut daftar lengkapnya:

31 Agustus – 01 September 2023:
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

02 – 04 September 2023:
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan bagian utara, Maluku Utara, Papua Barat, Papua.

Mengapa hujan lebat belum menyapa Pulau Jawa?

Aktivitas gelombang Rossby Ekuator diprakirakan aktif di sebagian wilayahSumatera bagianutara dan tengah, Jawa bagianbarat dan tengah, Kalimantan bagianutara, Maluku bagianselatan, dan Papua bagianselatan.

Sementara itu, gelombang Kelvin diprakirakan aktif di Aceh bagian utara dan Kalimantan Utara bagian utara dalam sepekan ke depan, sehingga faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Sedangkan untuk skala global, nilai Southern Oscillation Index (SOI), IOD, dan Nino 3.4 menurut BMKG tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

MJO aktif pada kuadran 1 (belahan Bumi Barat dan Afrika), menunjukkan kondisi yang kurang signifikan untuk wilayah Indonesia. Faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Salah satu sistem yang dapat menginduksi daerah peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot (low level jet) adalah Siklon Tropis Saola di Laut Filipina.

Kemudian, konvergensi yang memanjang dari Laut China Selatan dan Laut Sulu hingga Laut Filipina, dua hal itu mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis tersebut.

Daerah konvergensi memanjang di Samudra Hindia barat Sumatera, dari Bengkulu hingga Selat Malaka, dari Kalimantan Utara hingga Laut Sulu, dari Laut Banda hingga Pulau Halmahera, dan dari Papua Nugini hingga Samudra Pasifik utara Papua Barat.

Sedangkan untuk peningkatan Kecepatan Angin Permukaan lebih dari 25 knot berada di Selat Karimata, Laut Jawa, dari Teluk Tomini hingga Selat Makassar, di Laut Banda, di Laut Arafura, di Laut Sulu, di Laut Sulawesi, dan di Laut Filipina, yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang di wilayah perairan sekitarnya.

[Gambas:Video CNN]

(rfi/dmi)

[Gambas:Video CNN]

NASA Latihan Sambut Jatuhnya Materi ‘Alien’ di Akhir September


Jakarta, CNN Indonesia —

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tengah bersiap untuk menyambut materi ‘alien’ yang akan pulang ke Bumi akhir September.

Material tersebut didapat dari misi Osiris-REx yang mengeksplorasi asteroid Bennu.

Hal ini terkait uji coba penting tim misi OSIRIS-REx NASA pada Rabu (30/8). Mereka melakukan persiapan mengambil kapsul yang jatuh ke Bumi di Utah Test and Training Range milik Departemen Pertahanan AS, tepatnya di padang pasir sebelah barat Salt Lake City.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT




Gambar permukaan asteroid Bennu. (NASA)



Material ‘alien’ dari misi OSIRIS-REx akan berisi sampel dengan berat sekitar 250 gram material dari asteroid Bennu yang berada di dekat Bumi. Sampel tersebut diperkirakan akan mendarat pada 24 September.

“Kita sekarang hanya tinggal beberapa minggu lagi untuk menerima sepotong sejarah tata surya di Bumi, dan uji coba yang sukses ini memastikan bahwa kita sudah siap,” kata Nicola Fox, associate administrator Direktorat Misi Sains NASA di Washington, dalam sebuah pernyataan pada Rabu (30/8).

“Material murni dari asteroid Bennu akan membantu menjelaskan pembentukan tata surya kita 4,5 miliar tahun yang lalu, dan bahkan mungkin bagaimana kehidupan di Bumi dimulai,” tambahnya.

Dikutip dari Space, OSIRIS-REx diluncurkan pada September 2016 dalam misi untuk mempelajari dan mengambil sampel dari Bennu, asteroid selebar 500 meter yang berpotensi bahaya buat Bumi.

Wahana antariksa ini tiba di Bennu pada Desember 2018. Wahana ini kemudian mengamati asteroid ini dari dekat selama hampir dua tahun, mengukur ukuran batuan, serta mencari tempat yang tepat untuk menukik dan mengambil sampel.

Momen pengambilan tersebut dilakukan pada Oktober 2020, dan datang dengan sedikit drama dan kejutan.

“Kami pikir kami pasti akan mendarat di permukaan yang kokoh – karena ini adalah asteroid, ini adalah batu dari luar angkasa – tetapi ternyata responnya lebih seperti cairan, seperti jika Anda menjatuhkan diri Anda ke dalam lubang bola di taman bermain anak-anak,” ujar Dante Lauretta, peneliti utama OSIRIS-REx yang juga peneliti dari Universitas Arizona.

“Kabar baiknya, karena permukaannya yang sangat lembut, kami mengumpulkan banyak sekali material,” imbuhnya.

Lebih lanjut, material tersebut kini sedang dalam perjalanan menuju Bumi dengan menumpang OSIRIS-REx, yang merupakan kependekan dari “Origins, Spectral Interpretation, Resource Identification, and Security-Regolith Explorer.”

Tim misi telah melakukan serangkaian tes dan berlatih untuk menjemput material tersebut. Persiapan terbaru berupa pemulihan kapsul merupakan bagian dari latihan besar terakhir.

Setelah kapsul mendarat, kapsul akan diangkut ke ruang steril di pangkalan militer Utah, di mana ia akan diproses. Material Bennu kemudian akan dikirim ke Johnson Space Center NASA di Houston, di mana material tersebut akan dikurasi dan disimpan.

Kemudian, dalam beberapa bulan dan tahun ke depan, sebagian dari materi asteroid ini akan dikirim ke para ilmuwan di seluruh dunia, yang akan mempelajarinya untuk mendapatkan petunjuk tentang bagaimana tata surya kita terbentuk dan berevolusi.

Para peneliti juga akan mencari bukti adanya molekul organik, bahan penyusun kehidupan yang mengandung karbon. Asteroid kaya karbon seperti Bennu diperkirakan telah mengirimkan sebagian besar materi ini ke planet kita, bersama dengan banyak air, melalui tabrakan di masa lalu.

[Gambas:Video CNN]

(can/arh)

Bukan Motor dan Mobil, Penelitian Ungkap Sumber Polusi Udara

Jakarta, CNBC Indonesia – Jakarta sedang dilanda polusi udara tingkat tinggi dan terus-menerus, dengan rata-rata tingkat PM2.5 melebihi pedoman WHO yaitu sekitar 7 kali lipat.

Polusi udara ini tak kunjung hilang, meskipun langkah kebijakan untuk menguranginya sudah dilakukan. Misalnya memberlakukan work from home (WFH) bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN) pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Namun, ternyata kebijakan yang dimaksudkan untuk mengurangi volume lalu lintas, tidak menghasilkan penurunan tingkat PM2.5 secara nyata.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) mengatakan, pengurangan perjalanan dan mengemudi secara lokal tidak menyelesaikan masalah polusi udara di Jakarta.

“Akar permasalahan polusi udara di Jakarta tidak bisa direduksi hanya pada satu sumber saja, seperti perjalanan pulang-pergi. Misalnya, tidak ada penurunan polusi yang terukur selama WFH,” kata analis CREA Katherine Hasan, dalam keterangan pers, dikutip Kamis (31/8/2023).

Tingkat polusi sangat berkorelasi dengan model semburan emisi buang berbagai PLTU batu bara yang mencapai Jakarta. Hal ini secara jelas menunjukkan kontribusi sektor ketenagalistrikan serta sumber-sumber lintas batas secara umum.

“Kami (CREA) telah mengidentifikasi selusin pembangkit listrik tenaga batubara di sekitar Jakarta, yang berlokasi di Banten dan Jawa Barat,” kata Katherine

“Analisis kami terhadap episode polusi udara di Jakarta baru-baru ini menunjukkan bahwa tingkat polusi meningkat ketika angin bertiup dari lokasi yang memiliki pembangkit listrik tenaga batu bara,” imbuhnya.

Hal ini menunjukkan bahwa pembangkit listrik tenaga batu bara adalah bagian dari masalah. Temuan ini memvalidasi hasil pemodelan CREA yang menemukan bahwa pembangkit listrik tenaga batu bara adalah penyebab untuk sekitar 2.000 kematian akibat polusi udara setiap tahunnya di Jakarta saja.

“Meremehkan kontribusi pembangkit listrik tenaga batubara terhadap polusi yang terjadi belakangan ini tidak akan membantu mengatasi masalah genting saat ini,” tegasnya.

Untuk itu, daripada terlalu berfokus pada penggunaan kendaraan bermotor pribadi, baik roda empat maupun roda dua di Jakarta, pemerintah harus mengatasi sumber utama polusi secara sistematis di tingkat daerah.

“Polusi udara di Jakarta berasal dari berbagai sumber dan harus ditangani lintas provinsi, mulai dari dengan penegakan standar emisi untuk pembangkit listrik tenaga batubara, industri dan transportasi, dan pada akhirnya koordinasi antar provinsi dan nasional untuk mengatasi semua pencemar utama.” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Beda sama Anies, Bos Startup: Mobil Listrik Harus Banyak

(fab/fab)

8 Cara Mengatasi Laptop Panas Berlebihan, Awas Baterai Bocor

Jakarta, CNBC Indonesia – Apakah laptop Anda sering mengalami masalah panas berlebih? Jangan khawatir, Anda tidak sendirian.

Banyak pengguna laptop menghadapi masalah ini, tetapi ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda ambil untuk mengatasi masalah laptop yang panas dengan efektif.

Dalam artikel ini, kami akan membahas delapan cara yang dapat Anda terapkan untuk menjaga laptop tetap dingin dan berkinerja optimal.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Bersihkan Ventilasi Secara Rutin

Salah satu penyebab umum laptop panas adalah ventilasi yang tersumbat oleh debu dan kotoran. Ini menghalangi aliran udara yang diperlukan untuk menjaga suhu laptop tetap rendah. Pastikan Anda membersihkan ventilasi laptop secara rutin dengan menggunakan kuas halus atau udara tekan.

2. Gunakan Permukaan yang Datar dan Keras

Meletakkan laptop di permukaan yang empuk atau tidak rata dapat memblokir ventilasi dan menyebabkan penumpukan panas. Gunakan alas yang keras dan datar, seperti meja atau alas khusus, untuk memastikan udara bebas mengalir di sekitar laptop.

3. Jaga Kebersihan di Sekitar Laptop

Selain membersihkan ventilasi, pastikan juga area di sekitar laptop tetap bersih. Hindari menempatkan laptop di dekat benda-benda seperti tumpukan kertas atau bahan berbulu yang dapat menyebabkan penumpukan debu lebih cepat.

4. Atur Kinerja Laptop

Beberapa laptop dilengkapi dengan opsi pengaturan kinerja di sistem operasi. Anda dapat mengatur laptop Anda untuk berjalan pada kinerja yang lebih rendah saat tidak digunakan secara intensif, sehingga mengurangi produksi panas.

5. Gunakan Pengukuran Panas Eksternal

Pengukuran panas eksternal, seperti pendingin laptop, dapat membantu menjaga suhu laptop tetap rendah. Ini adalah solusi bagus jika Anda sering menggunakan laptop untuk tugas-tugas berat.

6. Tutup Aplikasi yang Tidak Diperlukan

Bukaan aplikasi yang terlalu banyak dapat membebani CPU laptop dan menyebabkan peningkatan suhu. Tutup aplikasi yang tidak Anda gunakan untuk mengurangi beban pada sistem dan mencegah laptop menjadi panas.

7. Periksa Pasta Thermal

Pasta thermal digunakan untuk membantu transfer panas dari komponen dalam laptop. Jika pasta thermal sudah kering atau rusak, komponen laptop mungkin akan sulit untuk mengeluarkan panas. Periksa dan ganti pasta thermal secara berkala.

8. Periksa Hardware yang Bermasalah

Beberapa komponen hardware yang bermasalah, seperti kipas yang rusak atau pendingin yang tidak berfungsi, dapat menyebabkan laptop panas.

Jika Anda merasa suhu laptop terlalu tinggi meski telah mencoba langkah-langkah di atas, ada kemungkinan ada masalah dengan hardware. Segera periksakan ke ahli teknologi jika diperlukan.

Dengan menerapkan delapan langkah ini, Anda dapat mengatasi masalah laptop panas dengan efektif dan menjaga laptop Anda tetap berkinerja optimal.

Mengapa laptop terus-menerus panas?

Laptop yang terus-menerus panas mungkin memiliki masalah ventilasi yang tersumbat, pengaturan kinerja yang tidak tepat, atau bahkan masalah hardware.

Apakah aman menggunakan pengukuran panas eksternal?

Ya, pengukuran panas eksternal seperti pendingin laptop aman digunakan asalkan sesuai dengan petunjuk penggunaan.

Berapa sering perlu mengganti pasta thermal pada laptop?

Disarankan untuk mengganti pasta thermal setiap 1-2 tahun tergantung pada seberapa sering Anda menggunakan laptop.

Apakah mungkin untuk mengganti kipas laptop sendiri?

Ya, tetapi disarankan untuk melakukan penggantian oleh teknisi yang berpengalaman untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.

Bagaimana cara mengetahui komponen hardware mana yang bermasalah?

Jika laptop masih mengalami masalah panas setelah mengikuti langkah-langkah di atas, sebaiknya minta bantuan dari teknisi komputer yang terampil.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menjaga laptop Anda tetap dingin dan berkinerja tinggi untuk pengalaman penggunaan yang lebih baik. Semoga membantu!

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Warga RI Malas Beli Baru, HP China Ini Malah Tambah Laris

(fab/fab)

Daftar Produk Gagal Buatan Google, Ada Pesaing Facebook

Jakarta, CNBC Indonesia – Ada banyak produk maupun layanan Google yang gagal dan akhirnya ditutup selamanya. Bahkan, salah satunya pernah mencoba menjadi pesaing Facebook di masa lalu.

Beberapa produk yang akhirnya dimatikan seperti Google Toolbar, Cloud Print, Clips, Project Tango, Picasa, hingga Google Labs. Masih banyak lagi produk yang dihentikan operasional selamanya.

Berikut rangkuman 11 produk dan layanan Google yang gagal dan dimatikan Google, dirangkum dari Android Authority, Kamis (31/8/2023):


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Google Glass (2023)




Foto: CC0
Amanda Rosenberg memamerkan Google Glass



Google Glass pernah mati pada 2015 dan dua tahun kemudian perusahaan mengumumkan akan membangkitkan kembali produk tersebut. Namun Glass akhirnya kembali mati setelah diluncurkan sekuelnya tahun 2019 lalu.

Raksasa teknologi dunia itu juga diketahui menutup pengembangan kacamata generasi berikutnya yang disebut Project Iris. Google akan lebih berfokus pada software AR.

2. Google Stadia (2023)

Stadia hanya berusia kurang dari empat tahun sebelum akhirnya ditutup awal tahun ini. Layanan streaming game ini sebenarnya sangat luar biasa untuk bisa dimainkan di ponsel, Chromebook dan PC.

Namun Android Authority mencatat lebih banyak masalah pada Stadia. Targetnya disebut tidak jelas karena yang memiliki konsol tidak akan memilih produk dari Stadia serta Google tidak menawarkan paket software dan hardware yang dipasarkan.

3. Google Hangouts (2022)

Google Hangouts memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi lewat SMS, MMS, voice chat dan video chat. Dirilis 2011, Hangouts hanya bertahan lima tahun sebagai aplikasi chat andalan Google sebelum akhirnya diganti oleh Allo.

Allo menghadirkan seluruh fitur Hangouts dan juga terintegrasi dengan Google Assistant. Perusahaan akhirnya memutuskan Hangouts sebagai layanan khusus bisnis dan lima tahun kemudian dimasukkan dalam Google Chat. Baru pada 2022, atau 11 tahun setelah diluncurkan, Google menghentikan akses Hangouts selamanya.

4. Google Cardboard (2021)

Google Cardboard merupakan produk virtual reality yang terdiri dari kotak dari karton, sepasang lensa dan smartphone di bagian depan. Diluncurkan pada 2014, produk ini dimaksudkan untuk bisa menikmati konten, game dan aplikasi VR.

Google akhirnya menghentikan proyek ini tujuh tahun kemudian. Namun produk ini masih bisa ditemukan di pihak ketiga dan aplikasinya pun dapat didownload ke dalam perangkat.

5. Google Play Music (2020)




Foto: Selamat Tinggal Google Play Music!
Selamat Tinggal Google Play Music!



Layanan streaming musik ini ditutup Google pada 2020. Perusahaan mengumumkan Youtube Music yang akan menggantikan produk tersebut ke depannya.

6. Inbox by Gmail (2019)

Inbox menawarkan sejumlah fitur misalnya UI yang berfokus pada organisasi daripada email dan terintegrasi dengan Google Trips. Namun pada akhirnya sejumlah fiturnya digabungkan dalam Gmail hingga akhirnya dimatikan pada 2019 setelah lima tahun diluncurkan.

7. Google Plus (2019)

Google Plus disiapkan sebagai pesaing Facebook. Diluncurkan pada 2011, platform ini sama seperti media sosial kebanyakan seperti memposting foto, pembaruan teks singkat, dan fitur kelompok.

Plus juga terintegrasi dengan banyak produk dan layanan Google seperti Drive, Photos dan Hangouts. Namun kebocoran data yang menimpa Google pada 2018 berdampak pada Google Plus, yang akhirnya ditutup setahun kemudian.

8. Chromecast Audio (2019)

Perangkat ini bisa mengubah perlengkapan audio menjadi speaker streaming pintar dan mengontrol sejumlah speaker lewat Google Home. Chromecast Audio dirilis pada 2015 dan dihentikan produksinya pada 2019 lalu.

9. Google Allo (2019)

Allo yang menggantikan Hangouts juga akhirnya bernasib sama dengan platform itu. Google menutup layanan itu pada 2019 lalu.

Layanan ini ditutup kemungkinan karena dipicu pengembangan RCS. Ini merupakan protokol yang digunakan oleh Google Messages.

10. Nexus series (2016)

Nexus terdiri dari perangkat dari smartphone, tablet, dan perangkat pintar. Ini dibuat dengan kerja sama dengan perusahaan hardware seperti HTC hingga Asus.

Lini ini hadir selama enam tahun, dan sempat menjadi perangkat terbaik di kelasnya. Namun akhirnya pada 2016 menjadi produk terakhir yakni Nexus Player, yang merupakan boks Android TV dari Asus. Pada akhir tahun tersebut, Google mengumumkan smartphone Pixel pertama.

11. Project Ara (2016)

Project Ara merupakan konsep smartphone modular Motorola yang akhirnya diwarisi kepada Google. Konsepnya adalah pengguna menukar modul agar sesuai dengan kebutuhan.

Namun konsep tersebut bertentangan dengan tren smartphone yang berkembang. Akhirnya Google tak yakin bisa melanjutkan versi ritel dan menghentikan proyeknya pada 2016.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


8 Cara Lacak HP Hilang, Bisa Digunakan dalam Keadaan Mati

(npb/npb)

iPhone 15 Siap RIlis, Ini Bocoran Spek dan Fitur Lengkapnya

Jakarta, CNBC Indonesia – Apple mengumumkan akan merilis seri iPhone 15 pada 12 September 2023. Seri flagship teranyar ini akan hadir dalam 4 varian: iPhone 15, iPhone 15 Pro, iPhone 15 Plus, dan iPhone 15 Pro Max.

Model Pro dikatakan akan mengusung desain dengan bingkai dari titanium, sebuah upgrade dari yang sebelumnya pakai stainless steel. Dengan begitu, iPhone 15 Pro seharusnya akan memiliki bobot yang lebih ringan ketimbang iPhone 14 Pro.

Analis kawakan produk Apple, Ming Chi-Kuo pun sudah banyak membeberkan bocoran soal HP premium tersebut.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk warna, Kuo mengatakan varian Pro akan menghadirkan pilihan abu-abu, silver/putih, hitam, dan biru. Jika benar, artinya ini akan jadi seri iPhone Pro pertama tanpa varian warna gold setelah iPhone X.

Sementara itu, untuk varian reguler dan Plus, kabarnya iPhone 15 akan hadir dalam balutan hitam, pink, kuning, dan hijau, dikutip dari MacRumors, Kamis (31/8/2023).

Semua seri iPhone 15 juga disebut akan hadir dengan port USB-C. Ini merupakan sejarah baru bagi lini iPhone yang selama ini mengandalkan port Lightning. Selain itu, semua model juga akan punya Dynamic Island, yakni fitur premium yang sebelumnya hanya diberikan pada varian Pro.

Kuo juga mencatat varian Pro Max akan jadi model yang terakhir diproduksi. Alhasil, stok produk itu akan sangat terbatas ketika diluncurkan.

Berikut bocoran spesifikasi dan hal-hal yang perlu Anda tahu soal seri iPhone 15, dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber:

Bocoran Spesifikasi iPhone 15 Pro Max

  • Kamera periskop dengan kemampuan zoom 6x
  • Layar 6,69 inci dengan bezel tipis
  • Bingkai titanium
  • Tombol aksi yang bisa diprogram
  • Harga lebih tinggi sekitar US$ 200 ketimbang generasi sebelumnya
  • Kapasitas baterai 4.852 mAh atau lebih besar 12%
  • Chipset Apple Bionic A17 dengan manufaktur 3nm
  • USB-C

Bocoran Spesifikasi iPhone 15 Pro

  • Layar 6,12 inci dengan bezel tipis
  • Bingkai titanium
  • Tombol aksi yang bisa diprogram
  • Kapasitas baterai 3.650 mAh atau lebih besar 14%
  • Harga lebih tinggi sekitar US$ 200 ketimbang generasi sebelumnya
  • Chipset Apple Bionic A17 dengan manufaktur 3nm
  • USB-C

Bocoran Spesifikasi iPhone 15 Plus

  • Kamera 48MP
  • Dynamic Island
  • Chipset Apple A16 dengan manufaktur 4nm
  • Kapasitas baterai 4.912 mAh atau lebih besar 14%
  • RAM LPDDR5 yang lebih cepat
  • Layar OLED M12 yang lebih terang
  • USB-C

Bocoran Spesifikasi iPhone 15

  • Kamera 48MP
  • Dynamic Island
  • Chipset Apple A16 dengan manufaktur 4nm
  • Kapasitas baterai 3.877 mAh atau lebih besar 18%
  • RAM LPDDR5 yang lebih cepat
  • Layar lebih cerah
  • USB-C

Semua bocoran ini belum dikonfirmasi langsung oleh Apple. Kita tunggu saja hingga perilisan resminya pada 12 September 2023!

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Ordal Ungkap Tanggal Peluncuran iPhone 15, Sebulan Lagi!

(fab/fab)

X Banjr Gugatan, Elon Musk Hadapi Ribuan Sengketa

Jakarta, CNBC Indonesia – X yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, menghadapi 2.200 kasus arbitrase yang diajukan mantan karyawannya.

Gugatan tersebut diajukan pasca Elon Musk mengambil alih perusahaan, memangkas jumlah karyawan, dan membuat perubahan besar lainnya di sana.

Mengutip CNBC International, biaya pengajuan total untuk kasus tersebut bisa mencapai US$3,5 juta atau setara Rp 53 miliar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Nomor arbitrase terungkap dalam pengajuan baru sebagai bagian dari gugatan di pengadilan distrik Delaware. Kasusnya adalah Chris Woodfield v. Twitter, X Corp. dan Elon Musk (No. 1:23-cv-780-CFC).

Woodfield, mantan senior network engineer yang pernah bekerja di kantor Twitter di Seattle, dalam gugatannya menuduh bahwa Twitter milik Musk telah berjanji tapi kemudian gagal membayar pesangonnya, dan kemudian menunda penyelesaian perselisihan alternatif.

Menurut situs JAMS, “untuk urusan dua pihak, biaya pengajuan adalah US$2,000,” dan “untuk urusan berdasarkan klausul atau perjanjian yang diwajibkan sebagai syarat kerja, karyawan hanya diharuskan membayar US$400.”

Karena JAMS memutuskan bahwa biaya dasar ini berlaku secara keseluruhan untuk 2.200 kasus arbitrase X, maka biaya tersebut akan berjumlah sekitar US$3,5 juta, dan biaya lainnya mungkin akan menyusul.

Pengacara X berpendapat bahwa platform tersebut tidak mengamanatkan karyawannya untuk menyelesaikan masalah apa pun melalui arbitrase, sehingga X tidak harus menanggung sebagian besar biaya pengajuan.

Sementara itu, Woodfield dan pihak lain yang mengalami situasi serupa berusaha keluar dari arbitrase dan memindahkan kasus mereka ke pengadilan.

Dilaporkan CNBC International sebelumnya, banyak perusahaan besar mengharuskan pekerjanya untuk menandatangani perjanjian arbitrase dalam hubungan kerja jika hal tersebut sah.

Artinya, untuk dapat berbicara secara bebas di pengadilan, di mana pidato mereka dapat menjadi bagian dari catatan publik, para pekerja harus terlebih dahulu mendapatkan pengecualian dari hakim.

Kritikus memandang arbitrase sebagai sistem rahasia yang mempersulit karyawan dan calon karyawan untuk mengetahui bagaimana perusahaan memperlakukan pekerjanya.

Sementara para pendukung sistem ini memandang arbitrase sebagai cara bagi perusahaan dan karyawan untuk menyelesaikan masalah mereka secara efisien tanpa membuat karyawan harus membayar biaya pengacara yang besar, terutama jika mereka kalah dalam kasus mereka.

Kasus Woodfield terhadap X Corp milik Musk mirip dengan gugatan class action lainnya yang diajukan ke pengadilan federal San Francisco.

Dalam kasus tersebut, Ma v. Twitter, di Distrik Utara California (No. 3:23-cv-3301), mantan karyawan Twitter era Musk menuduh bahwa perusahaan tersebut menunda setidaknya 891 kasus arbitrase karena gagal membayar kewajiban mengajukan biaya setelah memaksa karyawan setuju untuk menengahi perselisihan mereka dengan imbalan pesangon.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Elon Musk Belum Bayar Pesangon Mantan Karyawan Twitter

(fab/fab)

Cara WA Kelihatan Offline Tapi Tetap Online, Aman Gangguan

Jakarta, CNBC Indonesia – WhatsApp menghadirkan sejumlah fitur yang menandakan seseorang tengah online atau membuka aplikasi. Namun ada beberapa cara untuk menonaktifkan fitur tersebut.

Beberapa fitur tersebut mulai dari centang dua berwarna biru hingga last seen. Fitur terakhir memperlihatkan kapan terakhir pengguna menggunakan WhatsApp.

Menonaktifkan fitur-fitur tersebut bisa membuat kita menghindari membalas chat orang lain secara cepat. Apalagi jika tidak ingin dihubungi melalui WhatsApp.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk terlihat offline di WhatsApp:

1. Matikan Last Seen

Seperti yang dituliskan sebelumnya, Last Seen jadi pertanda seseorang tengah menggunakan WhatsApp atau online. Anda dapat mematikannya untuk terlihat tidak sedang menggunakan aplikasi tersebut.

Untuk mematikan fitur ini dengan menekan ikon tiga titik. Lalu pilih Settings > Privasi > Who Can See My Personal Info. Terakhir pilih Last Seen dan klik opsi Nobody untuk menonaktifkan fitur pada semua orang baik kontak yang disimpan atau tidak.

2. Nonaktifkan Centang Biru

Dua centang biru menandakan pesan terkirim dan sudah dibaca oleh penerima. Anda juga dapat mematikan fitur ini, simak caranya berikut ini:

  • Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas WhatsApp
  • Pilih Setting
  • Tekan Akun > Privasi
  • Geser toggle untuk pilihan Laporan Dibaca atau Read Receipts
  • Centang biru sudah non-aktif

3. Sembunyikan Status

Anda juga bisa menyembunyikan status dengan mengatur siapa saja yang bisa melihat. Langkah pertama masuk ke menu tiga titik di bagian kanan atas dan klik Privasi lanjutkan dengan menekan menu Status.

Anda akan melihat tiga opsi Status akan dibagikan. Mulai dari “Kontak Saya”, “Kontak Saya Kecuali…”, dan “Hanya Bagikan Dengan…”. Pilih sesuai yang diinginkan.

4. Buat Status

Jika Anda sama sekali tidak ingin diganggu, bisa juga menuliskan status. Anda dpaat menyatakan tidak ingin dikirimkan pesan selama jangka waktu tertentu.

Untuk menuliskan Status, klik ikon tiga titik > Settings > nama profil WhatsApp > About. Berikutnya tekan ikon pensil dan tuliskan status, terakhir tekan tombol Save.

5. Matikan Background Data

Cara ini hanya bisa digunakan untuk ponsel Android. Yakni dengan membuka Settings dan masuk ke menu data dan pilih nonaktifkan Background Data.

Dengan mematikan Background Data, Anda tidak akan lagi menerima pesan. Karena chat akan terus masuk jika WhatsApp masih bekerja di latar belakang.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Tanda WhatsApp Dibajak & Disadap Mudah Dikenali, Cek HP Anda

(npb/npb)

RPP Perlindungan Data Pribadi Dibeberkan, Cek Apa Saja Kurangnya


Bali, CNN Indonesia —

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merilis draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pelindungan Data Pribadi sebagai turunan dari Undang-undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Sudah sesuai harapankah?

PP ini nantinya akan mengatur secara lebih detail amanat Undang-undang PDP yang meliputi berbagai ketentuan mengenai kegiatan pemrosesan data pribadi, termasuk perihal pengungkapan dan penganalisisan data pribadi.

“Pengesahan UU PDP pada tahun lalu memberikan kesempatan untuk melindungi hak fundamental masyarakat Indonesia dengan lebih baik. Melalui penyelenggaraan forum ini,” kata Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi dalam sambutan secara daring, di Forum Nasional Pelindungan Data Pribadi (FNPDP) yang diselenggarakan oleh CBQA Global dengan dukungan dari Kominfo, di Kuta, Kabupaten Badung Bali, Rabu (30/8).

“Kominfo berkomitmen untuk melibatkan publik dalam penyusunan RPP PDP yang sudah berjalan sejak awal Januari dengan melibatkan beragam pakar dan akademisi. Hal ini sesuai dengan mandat UU PDP,” imbuhnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, kata dia, UU PDP masih berada pada masa transisi selama dua tahun dan baru akan berlaku penuh pada Oktober 2024.

Hal tersebut, dilakukan untuk memberi kesempatan bagi pengendali data pribadi, prosesor data pribadi, dan pihak lain yang terkait dengan pemrosesan data pribadi di sektor privat maupun publik,

“Agar dapat mempelajari dan mempersiapkan teknis implementasi pada masing-masing institusi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wamenkominfo Nezar Patria mengatakan aturan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengendali data pribadi dan pihak terkait buat mempersiapkan buat patuh pada UU PDP.

Pihaknya juga menyebut penyusunan RPP PDP sudah melalui proses yang panjang dan mengikutsertakan ahli dan publik.

“Terhadap draf RPP PDP versi awal ini, kami turut membuka partisipasi masyarakat untuk menyampaikan tanggapan, saran, atau pertanyaan melalui situs www.pdp.id. Platform ini dapat diakses dan terbuka untuk siapa saja sesuai dengan mekanisme yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

“Kementerian Kominfo berkomitmen untuk melibatkan publik dalam penyusunan RPP PDP.Penyusunan yang telah dilaksanakan sejak awal Januari ini merupakan mandat UU PDP. Pelaksanaannya selama ini melibatkan beragam pakar dan akademisi sebelum draf yang ada disiapkan uji publik” ujarnya.

Ia menambahkan RPP PDP ditargetkan rampung di akhir tahun 2023 dan nantinya menjadi panduan perlindungan data pribadi.

“Kominfo akan menyelesaikan (RPP PDP) ini paling lambat akhir tahun. Sehingga bisa disahkan dan jadi panduan kita bersama untuk perlindungan data pribadi,” ujarnya.

“Tentu saja masyarakat terlindungi dengan adanya RPP ini. Terutama karena semua penggunaan memakai platform digital memasukkan data pribadi butuh diproteksi. Saya kira masyarakat lebih aman,” tambah dia.

Kritik masyarakat sipil

Koalisi Advokasi Perlindungan Data Pribadi (KA-PDP) mengapresiasi Kominfo yang membuka draf RPP PDP itu ke publik. Namun begitu, ada sejumlah catatan dari koalisi terkait rancangan aturan tersebut.

KA-PDP ini terdiri dari berbagai LSM pemantau UU PDP dan hak-hak digital publik.

Yakni, ELSAM, AJI Indonesia, ICT Watch, PUSKAPA UI, ICJR, LBH Jakarta, AJI Jakarta, LBH Pers, Yayasan Tifa, Imparsial, HRWG, YLBHI, Forum Asia, Kemudi, Pamflet, Medialink, IPC;

ICW, Perludem, SAFEnet, IKI, PurpleCode, Kemitraan, IAC, YAPPIKA-ActionAid, IGJ, Lakpesdam PBNU, ICEL, PSHK, dan CCHRS UPNVJ.

Pertama, Koalisi menyebut pemerintah belum memastikan partisipasi penuh dan bermakna dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya akademisi dan masyarakat sipil dalam proses perumusan.

Saat ini, menurut mereka, pemerintah cenderung terjebak dalam anggapan partisipasi masyarakat dalam perumusan perundang-undangan termanifestasikan dalam seminar-seminar, sosialisasi, atau lokakarya.

Kedua, RPP belum mengakomodasi beberapa isu krusial dalam pemrosesan data pribadi yang beririsan dengan pemenuhan HAM.

Khususnya, persinggungan antara hak atas privasi dengan hak lainnya, seperti hak atas informasi dan kebebasan berekspresi, termasuk pula kebebasan pers.

“RPP PDP harus memberikan detail pengaturan terkait hal itu, agar dalam implementasinya nanti tidak membuka ruang ketegangan dan konflik diantara sejumlah hak tersebut,” kata koalisi dalam keterangan tertulisnya.

Ketiga, Koalisi menganggap perumusan RPP terfokus pada pengaturan pelaksanaan kewajiban dan penegakan hukum yang melibatkan korporasi (sektor swasta).

RPP ini masih membuka sejumlah pertanyaan terkait efektivitas penerapannya terhadap pengendali/prosesor data badan publik.

Keempat, RPP ini terkesan cenderung mengutamakan pelibatan sektor privat. Padahal, tujuan utama hukum pelindungan data pribadi adalah melindungi hak-hak subjek data, sebagai bagian dari hak konstitusional warga negara.

Koalisi pun meminta pelibatan lebih banyak pihak dalam proses penyusunan aturan ini.

“Pelibatan subjek data ini dapat diwakili oleh kelompok konsumen sebagai pengguna layanan, kelompok rentan, pendamping konsumen, asosiasi-asosiasi profesi, dan pihak-pihak lain yang selama ini datanya dikumpulkan dan diproses, yang seharusnya menjadi sentral dalam politik hukum perumusan hukum pelindungan data pribadi,” kata mereka.

[Gambas:Video CNN]

(kdf/dmi)