Isu Hoaks Capai 11.357, Perempuan Paling Banyak Kena Tipu

Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengungkapkan, setidaknya adanya 11.357 isu hoaks yang beredar sejak Agustus 2018 hingga 31 Maret 2023. Dari jumlah tersebut telah teridentifikasi bahwa kategori penipuan berada pada urutan ketiga.

Ketua Umum SIBERKREASI, Donny BU mengatakan, kejahatan di dunia digital sendiri sudah semakin berkembang. Bahkan, modus penipuan semakin kreatif sehingga kian sulit membedakan antara informasi benar versus hoaks.

“Penting bagi kita untuk memahami kiat menghindari jebakan penipuan online, apalagi bagi perempuan,” jelas Donny dalam konferensi pers bersama Shopee, Jumat (25/8/2023).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Donny menyebut tanpa mendiskreditkan perempuan di dunia digital, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perempuan lebih sering tertipu di dunia digital apalagi saat berbelanja online, termasuk di e-commerce.

Menurut Donny, adalah hal yang seolah-olah sudah tertanam bahwa untuk teknologi dan sekuritas di dunia digital laki-laki lebih unggul. Bahkan, dengan Pandemi Covid-19 yang membuat penetrasi internet makin tinggi pun tidak membuat perempuan lebih tinggi kemampuan digitalnya.

“Butuh kerja sama multistakeholder untuk bisa mengedukasi dan meliterasi masyarakat agar tidak termakan hoaks,” kata Donny.

Menurut Donny, adalah tugas bersama, pemangku kepentingan majemuk (multistakeholder), untuk membekali masyarakat dengan kemampuan literasi digital dengan keempat pilarnya, yaitu cakap, aman, budaya dan etika, atau biasa disingkat C-A-B-E.

“Adapun kanal seperti Cek Fakta di platform Shopee adalah terobosan yang dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat agar terhindar dari hoaks dan penipuan online. Mari kita budayakan selalu sabar sebelum sebar, saring sebelum sharing, dan tidak mudah tergiur hoaks atau penipuan berkedok penawaran yang menggiurkan,” jelas Donny.

Selain itu,Head of Marketing Growth Shopee Indonesia, Monica Vionna mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu menerapkan 3C jika mendapatkan pesan yang mengatasnamakan Shopee untuk menghindari hoaks, seperti:

1. Cek Pengirimnya: semua informasi resmi dari Shopee hanya dikirim lewat akun WhatsApp Shopee bercentang biru dan media sosial resmi Shopee yang sudah terverifikasi.

2. Chat Customer Service Shopee: jika membutuhkan kepastian atas informasi mencurigakan, pengguna bisa menggunakan fitur Cek Fakta di aplikasi Shopee.

3. Cari Tau Modusnya: modus penipuan terus berubah sehingga pengguna bisa mengikuti akun @shopeecare_id di Instagram agar selalu update tentang penipuan berkedok Shopee.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Horor ChatGPT, Kampanye Capres Pakai Foto Palsu

(dpu/dpu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *